YANG LAGI MARAH
Janganlah kau teruskan memarahinya,
yang
sesungguhnya sudah tahu bahwa dia salah.
Bukankah penyesalannya sudah cukup menyiksanya?
Apakah kamu menjadi lebih mulia
dengan membuatnya merasa semakin rendah
dan terluka dalam penyesalannya?
Apakah dunia ini menjadi
lebih baik
denganmu yang marah tanpa arah,
dan dia yang
meminta maaf kepadamu
yang tanpa rasa kasihan?
Sudahlah …
Lembutkanlah hatimu, dan lihatlah dia dengan kasih sayang.
Ingatlah,
suatu ketika nanti kamu akan juga berada
dalam
keadaan yang sama.
Dan kamu akan tahu rasa dari penyesalan
dan permintaan maaf yang ditepis seperti lalat yang kotor.
Sudahlah …
Berkasih sayanglah. Damaikanlah hatimu dengan
memaafkannya.
Berhentilah marah.
Memaafkan
menjadikan jiwamu berpendar indah.
Memaafkan menjadikanmu
sesuai bagi keindahan hidup yang kau rindukan.
Tersenyumlah,
dan bernafaslah dalam selapang-lapangnya dada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar